3ORANG PEMBAWA GARAM SETAN DAN PIL IBLIS SEBANYAK 55KG DIDAKWA BERSALAH OLEH JPU

oleh

Jaksa mendakwa bersalah pada tiga pembawa narkoba seberat 55 kg. Sebelumnya mereka ditangkap di Pelabuhan Penyeberangan Air Putih Bengkalis dengan sejumlah barang bukti.

METRO-RIAU-BENGKALIS- Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis menggelar sidang perdana dengan agenda bacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bengkalis. DP (25), AS (27) dan RO ‘penggendong’ narkoba jenis sabu dengan barang bukti fantastis seberat 55 Kg, dan 46.718 butir pil ekstasi didakwa bersalah oleh JPU dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, Selasa (4/9/18) kemarin.

Sidang ini dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Dr. Sutarno, SH. MH didampingi dua hakim anggota Wimmi D. Simarmata, SH dan Annisa Sitawati, SH. Jaksa Penuntut Umum (JPU) berjumlah dua orang, yakni Handoko, SH dan Aci Jaya Saputra, SH serta Pendamping Hukum (PH) ketiga terdakwa Fahrizal, SH.

Dalam dakwaan yang dibacakan JPU tersebut, bahwa ketiga terdakwa telah terbukti bersalah dengan membawa Narkoba sabu dan pil ektasi sesuai dengan dakwaan pertama Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 dan dakwaan kedua Pasal 112 ayat (2).

Terkait dakwaan yang dibacakan JPU ini, PH ketiga terdakwa Fahrizal di hadapan majelis hakim merasa keberatan, sehingga pihaknya akan mengajukan eksepsi (keberatan atas surat dakwaan) JPU, karena ada yang kabur dalam surat dakwaan tersebut.

Sidang ini akan dilanjutkan dua pekan depan, Selasa (18/09/18), dengan agenda bacaan keberatan dari PH ketiga terdakwa.

Sebelumnya, terungkapnya peredaran sabu dan pil ekstasi di Pulau Bengkalis ini, setelah jajaran Polsek Bengkalis menangkap 2 orang diduga jaringan internasional AS dan DP di Pelabuhan Penyeberangan (Roro) Air Putih, Bengkalis, barang bukti sabu 25 Kg dan pil ekstasi 20.800 butir dalam mobil travel, Rabu (25/4/18) lalu sekitar pukul 15.00 WIB.

Dalam pengembangan, pada hari yang sama polisi kembali menyita 30 Kg sabu dan 25.918 butir ekstasi di salah satu rumah penduduk Desa Pasiran, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, dengan tersangka inisial RO.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.