5 Makanan Khas Betawi yang Sudah Jarang Ditemui di Tanah Kelahirannya

oleh

METRO-RIAU – Saat ini mencari kuliner khas betawi di Ibu Kota bukan soal mudah. Makanan ini hanya dapat ditemui di kawasan tertentu saja atau disaat acara khusus seperti bazar dan pekan raya.

“Kalau dari perhitungan saya, sekarang tinggal 20 persen saja makanan Betawi yang masih bisa ditemui. Baik itu kue kering dan basah, atau makanan berat (lauk pauk),” ucap Budayawan Betawi, Yahya Adi Saputra.

Ia mengingat ada beberapa makanan dari masa kecilnya yang sudah hampir tidak ada lagi yang menjual. Saat ini, memang sulit menemukan kuliner betawi di tanah kelahirannya.

“Makanan ini semua hidup dalam memori, di tengah serbuan gaya hidup yang serba praktis,” ucap Yahya.

1. Kue Sagon

Kue sagon adalah jenis kue kering yang terbuat dari tepung beras dan kelapa. Bagi Yahya sendiri kue sagon identik dengan sukacita bagi anak-anak Betawi. Kue ini dahulu selalu ada di hari raya dan banyak dijual.

2. Kue Geplak

Kue yang satu ini hampir mirip dengan kue sagon, kue geplak juga dibuat dari tepung beras dan kelapa. Hanya saja pengolahannya berbeda. Proses pembuatannya memukul adonan yang sedang panas. Berdasarkan proses pembuatan itu, nama kue yaitu ‘geplak’ atau dalam bahasa Betawi ‘pukul’.

Kue geplak bisa juga dimasak kukus atau dibakar, dan biasanya menjadi hantaran untuk acara pernikahan adat Betawi.

3. Kue Dongkal

Terbuat dari tepung beras yang dikukus dengan isian gula aren. Biasa disantap dengan parutan kela[a tua dan daun pisang. Saat ini sangat sulit untuk menemukan penjual kue dongkal ini.

4. Sayur Besan

Disebut sebagai kuliner khas Betawi kuno dikarenakan memang sangat sulit untuk menemukan penjualnya. Jika adapun biasanya akan sangat mahal. Sayur besan merupakan lauk yang harus ada di acara pernikahan atau besanan.

Terdiri dari terubuk atau telur tebu, kentang, soun, petai, dan ebi. Terubuk itulah yang saat ini sangat sulit untuk dicari sehingga harganya mahal.

5. Bubur Ase

Disebut juga bubur betawi, biasanya disantap dengan kuah semur, daging sapi, dan kentang. Bubur ini menggunakan banyak menggunakan rempah. Taburan ikan teri goreng, kacang tanah, bawang goreng, dan daun kucai membuat bubur ase jadi begitu kaya akan rasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.