8 Manfaat Mendongengkan Untuk Anak

oleh

METRO-RIAU – Seiring perkembangan teknologi,kegiatan mendongengkan saat ini nyaris terlupakan. Padahal, banyak manfaat yang bisa di dapatkan anak-anak saat mendengarkan dongeng yang dibacakan oleh orang tuanya.

Selain itu, menurut psikolog Monica Sulistiawati mendongeng juga memiliki banyak manfaat lain, diantaranya:

1. Perkembangan kognitif

Untuk dapat memperluas pengenalan objek seorang anak, pada saat mendongeng, gunakan alat peraga misalnya buku bergambar.Dengan begitu,anak bisa melihat bentuk dari tokoh yang diceritakan dalam dongeng.

Selain itu, dongeng juga dapat menambah wawasan. Melalui kisah-kisah dongeng, anak mendapatkan berbagai informasi. Anak juga dapat mempelajari sebab akibat serta belajar menganalisa.

Melalui dongeng juga, pemikiran anak menjadi lebih baik, lebih kritis dan cerdas. Anak juga bisa memahami hal mana yang perlu ditiru dan tidak boleh.

2. Perkembangan sosial dan emosional

Dari kegiatan mendongeng, kitsa bisa menyelipkan ajaran norma-norma seperti sosial,agama dan sopan santun. Tidak hanya teori, tapi ajaran secara langsung bagaimana melakukannya.

“Anak-anak cenderung mempunyai kesulitan dalam mempelajari nilai-nilai moral dalam kehidupan. Dengan dongeng anak-anak maka kita bisa memberikan contoh melalui tokoh dalam cerita yang kita dongengkan,” jelasnya seperti dikutip dari laman sahabat kementrian pendidikan dan kebudayaan.

3. Mempererat ikatan anak dan orang tua

Kesibukan orang tua kerap kali membuat komunikas anak dan orang tua kurang intensif. Dengan mendongeng, orang tua berdekaran secara intim, komunikasi efektif pun berjalan dengan baik.

4. Mengembangkan daya imajinasi

Dunia anak adalah dunia imajinasi. Anak memiliki dunia sendiri dan tak jarang mereka berbicara dengan teman khayalannya. Dengan daya imajinasi yang masih sangat bagus ini, maka orang tua harus bisa mengarahkannya ke arah yang positif dan tetap terkontrol.

Anak yang kurang imajinasi bisa berakibat pada pergaulan yang kurang, sulit bersosialisasi atau beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

5. Meningkatkan keterampilan berbahasa
Dongeng merupakan stimulasi dini yang mampu merangsang keterampilan berbahasa pada anak-anak.

Kisah-kisah dongeng yang menganung cerita positif tentang perilaku membuat anak-anak menjadi lebih mudah dalam menyerap tutur kata yang sopan.

Menurut monica, dari segi perkembangan bahasa, anak yang sering mendengarkan orang tuanya mendongengkan maka perkembangan linguistiknya lebih meningkat dibandingkan anak yang tidak pernah didongengkan.

6. Membangkitkan minat baca

Dengan memberikan cerita dongeng pada anak-anak, mereka anak tertarik dan penasaran untuk mencari tahu. inilah di mana keinginan untuk membaca semakin meningkat.

7. Melatih daya ingat anak

Ketika selesai bercerita, orang tua dapat menanyakan kepada anak mengenai dongeng yang baru saja didengarnya. Hal ini berguna untuk melatih daya ingat anak agar terbiasa untuk mengevaluasi sesuatu hal, dan mengingat hal-hal yang oenting dari cerita tersebut sehingga dongeng dapat menjadi cara meningkatkan daya ingat anak.

8. Mengajarkan nilai kehidupan

Dengan menceritakan kepada anak sebuah dongeng yang memiliki makna dan nilai-nilai positif. Anda juga dapat mengajarkan berbagai nilai dalam kehidupan kepada anak, seperti kejujuran, kemandirian, kebaikan hati, belas kasih, empati, kebijaksanaan, dan lain sebagainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.