,

Inilah perkembangan terbaru kasus Ratna Sarumpaet

oleh

Kasus berita bohong (hoax) penganiayaan aktivis Ratna Sarumpaet terus berlanjut. Penyidik Polda Metro Jaya bergerak cepat dengan menetapkan tersangka dan menangkap Ratna saat akan terbang ke Chile di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang Banten pada Kamis (4/10). Polisi juga langsung menahan Ratna di Rutan Mapolda Metro Jaya.

1. Kejati DKI terima surat pemberitahuan penyidikan

Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta telah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) terkait perkara berita bohong (hoaks) penganiayaan aktivis Ratna Sarumpaet dari penyidik Polda Metro Jaya. Kejati DKI menerima SPDP itu Senin (8/10) kemarin.

Kejati DKI menerima SPDP Nomor: B/20576/X/RES. 1.24/2018/Datro, tertanggal 3 Oktober 2018. SPDP itu mempersangkakan Ratna terkait tindak pidana menyampaikan berita bohong melalui media sosial yang diatur Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45A (2) dan atau Pasal 35 juncto Pasal 51 ayat (1) Undang-undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kemudian dijerat Pasal 14 dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejati DKI Jakarta, Nirwan Nawawi menuturkan kejaksaan akan menindaklanjuti SPDP itu menerbitkan Surat Perintah Penunjukan beberapa Jaksa Peneliti untuk mengikuti dan memantau perkembangan penyidikan (P-16).

2. Said Iqbal diperiksa terkait foto wajah babak belur
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya memeriksa Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal sebagai saksi kasus berita bohong (hoax) penganiayaan aktivis Ratna Sarumpaet. Pemeriksaan Iqbal setelah Ratna menyebut namanya saat menjalani pemeriksaan pekan lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan saat menjalani pemeriksaan perdana terkait kasus hoax penganiayaan dialaminya, Ratna menyebut sejumlah nama. Salah satunya Said Iqbal yang hingga kini masih menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya.

3. Polisi juga periksa dokter bedah Bina Estetika
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penyidik tengah memeriksa dokter yang menanganinya Ratna Sarumpaet saat menjalani perawatan medis.

Menurut Argo, pemeriksaan dokter itu untuk memastikan Ratna berada di Rumah Sakit Bedah Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat sejak 20 hingga 24 September. “Nanti kita akan menanyakan. Artinya bahwa apakah pada saat tersangka Bu Ratna itu ke rumah sakit, apakah ada konsultasi atau tindakan medis dan sebagainya. Kita lakukan seperti itu,” ujarnya.

4. Rabu, polisi periksa Amien Rais
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya akan memanggil kembali Amien Rais, pada Rabu (10/10) ini. Sebelumnya Amien mangkir pada panggilan pertamanya, Jumat (5/10) lalu. Amien Rais dipanggil sebagai saksi dalam kasus ini setelah dia mendengar langsung cerita dari Ratna Sarumpaet terkait penganiayaan yang dilakukan tiga orang di Bandung.

Ratna bercerita, akibat penganiayaan itu wajahnya penuh lebam. Hal yang sama juga diceritakan kepada capres Prabowo Subianto. Setelah mendapat cerita dari Ratna, Amien bersama Prabowo menggelar jumpa pers pada Selasa (2/10) malam lalu

Sementara itu Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma’arif mengatakan, pihaknya memang ada rencana untuk mengawal Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dalam menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Rabu ini. “Kawal dan dampingi Pak MAR (Amien Rais) ide dan rencana kita-kita,” ucap Slamet.