Pekanbaru Masih Berpeluang Hujan, Masyarakat Dihimbau Waspada

oleh -54 views

METRO-RIAU – Berdasarkan Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) beberapa daerah di Provinsi Riau termasuk Kota Pekanbaru masih berpeluang hujan. Hujan yang mengguyur sejak siang hingga malam hari dengan intensitas ringan hingga sedang.

Hujan mengguyur Riau tidak merata di semua wilayah, hanya terjadi di sebagian saja, seperti siang hari nanti potensi hujan ringan terjadi di sebagian Siak, Kampar, Pelalawan dan Kota Pekanbaru,” ungkap Sukisno, Kepala BMKG Pekanbaru, Senin (11/2/2019).

Sementara untuk malam hari potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang terjadi di sebagian Kota Pekanbaru, sebagian Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan dan Inhu. Untuk dini hari cuaca hanya berawan saja, tak ada potensi hujan.

Kita tetap menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Kabupaten Siak, Kampar, Kuantan Singingi dan Kota Pekanbaru pada sore atau malam hari.

Suhu udara Riau hari ini berada di angka 23.0 – 32.0 °C dengan Kelembapan udara 55 – 98 % dengan arah Angin berhembus ke Utara – Timur dengan kecepatan 09 – 27 km/jam.

Melihat masih intensnya curah hujan di Kota Pekanbaru, warga RT 06 RW 01 Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru melakukan berbagai langkah antisipasi terjadinya genangan air, yakni dengan menggalakan gotong royong dan pembersihan drainase.

Untuk mengantisipasi terjadinya genangan air, kita bersama warga RT 01 intens membersihkan drainase agar aliran air tidak tersumbat oleh sampah. Tidak hanya drainase, kita juga menebang sejumlah pohon yang membahayakan rumah warga, terlebih lagi curah hujan sekarang ini disertai angin kencang. Kita tidak mau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Rozali, Ketua RT 06.

Menurut Rozali lagi, gotong royong tersebut juga sebagai langkah antisipasi berkembangnya wabah DBD yang saat ini marak terjadi di Kota Pekanbaru.

Ini langkah antisipasi kita agar warga kita terhindar dari wabah DBD, makanya kita mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga pola hidup bersih dan sehat, dan memastikan tidak ada tempat-tempat buat nyamuk Aedes aegypti berkembang biak, yakni dengan membersihkan lingkungan dan perkarangan rumah,” pungkas Rozali.