Polisi di Teriakin Rampok Saat Mau Menangkap Pengedar Sabu Sabu

oleh -859 views

Sementara itu, Tim Pegasus mengintai lokasi tersebut dari kejauhan. Sekitar pukul 17.30 WIB, Minggu (7/10/2018), Hedianta datang ke lokasi yang disepakati tersebut menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion tanpa plat nomor polisi.

Begitu tangan Hedianta terlihat menyerahkan sabu-sabu, Tim Pegasus langsung menyergap dan membekuk Hedianta.

Saat ditangkap, tersangka sempat mengadakan perlawanan dengan meronta sambil berteriak ‘rampok! rampok!’, sehingga tersangka kita piting lehernya, lalu angkut ke mobil,” ujar Suhaily.

Dari badan Hedianta, sambung Suhaily, polisi mendapati dua plastik klip bening berisi sabu-sabu seberat 0,6 gram, sejumlah plastik klip kosong, dan uang tunai ratusan ribu rupiah diduga hasil penjualan serbuk haram tersebut.

Hedianta kini meringkuk di dalam sel tahanan Mapolsek Pancurbatu. Ia dijerat dengan Pasal 114 juncto Pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun.