WARGA JEMBRANA BALI PANIK SAAT DI GUNCANG GEMPA BERKEKUATAN 6,3 SR

oleh

METRO-RIAU – Gempa bumi yang mengguncang Situbondo, Jawa Timur dengan kekuatan 6,3 SR yang terjadi pukul 02.44 WITA, dirasakan cukup keras di Kabupaten Jembrana, Bali, pada Kamis (11/10) pagi.

Bahkan, sejumlah rumah semi permanen milik warga di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo dan sejumlah wilayah lainnya di Jembrana mengalami kerusakan cukup parah. Hingga pagi ini, tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dialami warga Jembrana.

Di Banjar Pasar, Desa Yehembang, Mendoyo dilaporkan sedikitnya ada belasan rumah warga yang mengalami kerusakan. Diantaranya Rumah I Ketut Nika (75), Dewa Putu Mahardika, Dewa Putu Mahendra dan beberapa rumah warga lainnya.

Kerusakan terjadi mulai atap genteng, tembok rumah retak dan jebol. Sementara di Desa Yehembang juga dilaporkan banyak rumah warga mengalami kerusakan.

Beberapa fasilitas umum di Kota Negara juga rusak akibat gempa. Diantaranya angkul-angkul (gapura), Kantor Samsat Jembrana, SD 1 Loloan Timur dan beberapa rumah warga di Loloan Timur.

Warga Banjar Pasar, Desa Yehembang, Mendoyo mengaku sedang tertidur pulas saat gempa terjadi. Sontak, dia dan keluarga langsung lari ke luar rumah dan berkumpul di halaman.

Bahkan, dua orang ibu yang panik lari keluar rumah dengan bertelanjang dada. Baru sekitar 30 menit kemudian, dua orang ibu itu sadar tidak mengenakan baju dan BH. Mereka langsung pulang mengambil pakaian.

Sementara itu, Perbekel Yehembang I Made Semadi membenarkan banyak rumah warganya yang sebagian besar rumah semi permanen mengalami kerusakan, mulai kerusakan ringan hingga berat.

‘Jumlah rumah yang rusak belum bisa saya sampaikan karena hingga saat ini masih dilakukan pengecekan. Tapi saya pastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dari musibah gempa itu’.

Saat terjadi gempa, banyak warganya membunyikan kentongan tanda bahaya untuk mempringatkan warga lainnya bahwa ada bencana. Sehingga warga cepat keluar rumah mencari tempat yang aman. Pihaknya juga telah menyampaikan laporan awal terkait kerusakan rumah warga ke pihak BPBD Jembrana.

One thought on “WARGA JEMBRANA BALI PANIK SAAT DI GUNCANG GEMPA BERKEKUATAN 6,3 SR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.