Dinas PUPR Pekanbaru Akan Overlay Sejumlah Jalan Rusak. Segini Anggarannya

oleh -345 views

METRO-RIUA – Sejumlah ruas jalan kota di Pekanbaru punya kerusakan cukup parah.

Kondisi jalan yang rusak tersebut sudah dikeluhkan warga sejak akhir tahun 2018 lalu. Masyarakat meminta Pemerintah Kota (Pemko) untuk memperbaikinya.

Pemko berupaya melakukan perbaikan, mulai dari penimbunan seadanya dengan material dan melakukan pengaspalan dengan cara tambal sulam.

Ruas jalan rusak parah tersebut di antaranya Jalan Suka Karya, Jalan Sigunggung Ujung dan Jalan Pemuda.

Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah ruas jalan di Kawasan Kecamatan Tampan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tidak menampik ada sejumlah ruas jalan rusak parah.

Upaya perbaikan dilakukan lebih serius oleh Pemko dengan tidak hanya melakukan tambal sulam.

Dinas PUPR berencana melakukan overlay atau pelapisan aspal di ruas jalan.

Pemerintah menggelontorkan anggaran sekitar Rp 10 Miliar untuk proyek tersebut.

“Jadi kita bakal melapis ulang, atau Overlay ketiga ruas jalan ini, sebab kerusakannya cukup parah,” terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Indra Pomi kepada Metroriau, Jum’at (29/3/2019).

Menurutnya, overlay dilakukan karena jalan itu tidak bisa ditambal lagi.

Kondisi ini lantaran jalan yang rusak tidak mungkin ditambal sulam.

“Kami tidak cuma menambal sulam. Ada sejumlah ruas dilakukan pelapisan lagi karena kerusakan jalan hampir 50 persen,” paparnya.

Lebih lanjut Indra mengakui sejumlah ruas jalan rusak masih belum terjamah. Proses perbaikan jalan rusak terkendala minimnya alat.

Dinas PUPR sebut Indra Pomi hanya memiliki satu alat untuk patching atau penambalan.

“Jadi untuk jalan yang mungkin diperbaiki, mesin bakal diarahkan ke sana,” ulasnya.

Indra menegaskan bahwa dinas melakukan perbaikan ruas jalan rusak setiap harinya.

Mereka melakukan tambal sulam di satu ruas jalan rusak.

Ia mengklaim jalan yang sudah dilakulan tambal sulam berkisar 20 hingga 30 persen dari target tahun ini.

Indra Pomi juga tak menampik puluhan ruas jalan rusak masih menghantui pengendara di Kota Pekanbaru.

Ada sekitar 50 titik ruas jalan rusak di sejumlah kawasan Kota Bertuah sejak awal Januari 2019.

Jumlah ini bisa bertambah seiring kerusakan yang terjadi di ruas jalan lainnya.

Kebanyakan ruas jalan rusak berada di Kecamatan Tampan. Kondisi ini karena saluran air di kawasan itu belum terkelola dengan baik.

Air kerap menggenang di jalan saat hujan mengguyur. Genangan air ini lantas membuat kondisi jalan tersebut rusak.

Dinas PUPR juga mengungkapkan anggaran yang disediakan untuk perawatan jalan rusak terbatas. Mereka hanya memiliki anggaran sebesar Rp 12 Miliar.

Jumlah ini ternyata termasuk honor operasional perbaikan jalan. Jumlah anggaran untuk fisik hanya Rp 6 miliar.

Anggaran yang ada belum mencukupi untuk perbaikan seluruh ruas jalan yang rusak.

Ia berasumsi anggaran ini belum bisa mengakomodir perbaikan jalan yang rusak secara menyeluruh.

Dinas kerap menghadapi kendala saat melakukan perbaikan jalan rusak.

Jalan rusak yang baru muncul seiring perbaikan berlangsung. Dinas pun berupaya melalukan pemeliharaan jalan sepanjang tahun ini.

“Kalau kurang, nanti kita coba ajukan di APBD Perubahan. Sebab jumlah itu belum mencukupi untuk membenahi jalan rusak,” terangnya.

togel online, bandar togel online, agen togel terpercaya