, , , , ,

Karena Kurang Beruntung, Juventus Gugur di Liga Champions

oleh -299 views

MetroRiau – Tersingkirnya Juventus dari pentas Liga Champions 2018-2019 nyatanya disayangkan oleh pelatih legendaris Italia, Marcello Lippi. Karena menurutnya, Juve sebenarnya memiliki kans besar untuk meraih gelar juara Liga Champions musim ini. Lippi pun menganggap gugurnya Juve disebabkan olegh faktor ketidakberuntungan.

Lippi sejatinya adalah pelatih terakhir yang membawa Juve menjuarai Liga Champions, yakni pada musim 1995-1996. Dengan kata lain, Lippi sudah memahami kriteria apa yang dibutuhkan oleh sebuah tim untuk bisa memenangi kejuaraan tersebut. Salah satunya adalah sebuah tim harus disokong para pemain besar untuk bisa menjadi juara Liga Champions.

Menilik pada skuad musim ini, Juve sebenarnya memiliki nama-nama besar yang bisa mengantarkan mereka menjadi juara, seperti contohnya Cristiano Ronaldo dan Giorgio Chiellini. Akan tetapi, Lippi menyayangkan karena sejumlah nama besar tersebut tak bisa ikut bertanding saat Juve ditumbangkan Ajax 1-2 di leg kedua babak perempatfinal.

Salah satu nama besar yang dimaksud Lippi adalah Chiellini yang merupakan kapten tim. Selain kaya pengalaman, Chiellini juga merupakan sosok pemimpin di atas lapangan. Kehilangan Chiellini diniali Lippi memiliki dampak besar terhadap performa Juve secara kesuluruhan, baik dari segi pertahanan maupun semangat bertanding.

“Pemain hebat diperlukan untuk memenangkan Liga Champions dan kemudian rasa memiliki yang besar diperlukan, keinginan untuk membuat diri Anda berguna bagi orang lain. Para pemain saya (dahulu) melakukan itu, dan pada kenyataannya mereka naik ke puncak dunia,” jelas Lippi, melansir dari Football Italia, Kamis (25/4/2019).

“Musim ini mereka (Juve) tidak beruntung, tidak memiliki pemain besar yang tersedia di saat-saat yang menentukan. Chiellini misalnya, hampir sama pentingnya dengan Ronaldo dan dia tidak ada di sana melawan Ajax,” lanjut Lippi.

togel online, bandar togel online, agen togel terpercaya