Lion Air Tergelincir di Pontianak, Bandara Supadio Ditutup dan Sejumlah Penerbangan Dibatalkan

oleh -20.388 views

METRO RIAU – Bandara Internasional Supadio Pontianak sementara ditutup setelah pesawat Lion Air tergelincir, Sabtu (16/2/2019) sore.

Penutupan sementara Bandara Supadio tersebut karena saat ini sedang dalam proses evakuasi setelah pesawat Lion Air JT714 tergelincir.

“Saat ini sedang dalam proses evakuasi,” kata Zulkarnain, Officer In Charge Angkasa Pura II Bandara Internasional Supadio Pontianak, Sabtu (16/2/2019) malam.

Zulkarnain mengatakan, akibat penutupan bandara, ada ‎sejumlah penerbangan yang di batalkan, yakni Lion Air, Sriwijaya Air, Nam Air dan Citilink.

Sementara itu, Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pihaknya sedang mempersiapkan evakuasi pesawat Lion Air JT714 yang tergelincir di Bandara Supadio Pontianak, Sabtu (16/2/2019).

Evakuasi pesawat Lion Air JT714 dilakukan setelah mendapat izin dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Saat ini, Lion Air bersama pihak pengelola bandar udara setempat, Lanud dan instansi terkait sedang mempersiapkan proses evakuasi pesawat, karena sudah mendapatkan izin dari pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT),” kata Danang Mandala Prihantoro melalui rilis yang diterima Tribun.

Danang menjelaskan, Lion Air JT714 keluar landas pacu (over run) sesaat setelah mendarat di Pontianak, Sabtu (16/2/2019).

Saat situasi ini terjadi, jarak pandang dilaporkan memenuhi persyaratan pendaratan dan kondisi hujan.

Menurutnya, penerbangan Lion Air JT-714 hari ini dipersiapkan secara baik.

Pesawat Boeing 737-800NG registrasi PK-LPS sebelum dioperasikan sudah dilaksanakan pengecekan lebih awal (pre-flight check) dan dinyatakan laik terbang (safe to flight).

Penerbangan JT-714 membawa tujuh kru dengan 180 penumpang dewasa dan dua bayi.

Pesawat lepas landas dari Soekarno-Hatta pukul 13.50 WIB.

“Seluruh penumpang dan kru sudah dievakuasi dengan keadaan selamat. Saat ini sudah berada di ruang terminal bandar udara untuk mendapatkan layanan terbaik” ungkapnya.

Saat ini Lion Air bekerjasama dengan berbagai pihak terkait untuk melakukan proses evakuasi pesawat dan langkah berikutnya.

“Lion Air menyampaikan permohonan maaf atas kondisi dan ketidaknyamanan yang timbul. Lion Air akan meminimalisir dampak yang timbul, agar operasional Lion Air lainnya tidak terganggu,” sampainya.

Dia memastikan Lion Air akan menginformasikan lebih lanjut sesuai dengan perkembangan terbaru.

Seluruh Penumpang Selamat

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, memastikan semua penumpang JT-714 yang tergelincir di Bandara Supadio dalam kondisi selamat.

Lion Air JT-714 yang melayani rute dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK) tujuan Bandar Udara Internasional Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat (PNK), mengalami keluar landas pacu (over run) sesaat setelah mendarat di Pontianak, Sabtu (16/2/2019).

Saat situasi ini terjadi, jarak pandang dilaporkan memenuhi persyaratan pendaratan dan kondisi hujan.

Danang Mandala Prihantoro menjelaskan penerbangan Lion Air JT-714 hari ini dipersiapkan secara baik.

Pesawat Boeing 737-800NG registrasi PK-LPS sebelum dioperasikan sudah dilaksanakan pengecekan lebih awal (pre-flight check) dan dinyatakan laik terbang (safe to flight).

Penerbangan JT-714 membawa tujuh kru dengan 180 penumpang dewasa dan dua bayi.

Pesawat lepas landas dari Soekarno-Hatta pukul 13.50 WIB.

“Seluruh penumpang dan kru sudah dievakuasi dengan keadaan selamat. Saat ini sudah berada di ruang terminal bandar udara untuk mendapatkan layanan terbaik” ungkapnya.

Saat ini Lion Air bekerjasama dengan berbagai pihak terkait untuk melakukan proses evakuasi pesawat dan langkah berikutnya.

“Lion Air menyampaikan permohonan maaf atas kondisi dan ketidaknyamanan yang timbul. Lion Air akan meminimalisir dampak yang timbul, agar operasional Lion Air lainnya tidak terganggu,” sampainya.

Dia memastikan Lion Air akan menginformasikan lebih lanjut sesuai dengan perkembangan terbaru.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, beredar informasi pesawat penumpang tergelincir di runway Bandara Internasional Supadio Pontianak, pada Sabtu (16/2/2019) sekitar pukul 15.30 WIB.

Informasi yang diperoleh Tribun Pontianak, pesawat penumpang tersebut milik maskapai Lion Air JT-714 jurusan Jakarta-Pontianak.

Saat tergelincir kondisi cuaca di Kota Pontianak, Kubu Raya dan sekitarnya sedang dilanda hujan dengan intensitas sedang sejak pukul 15.00 WIB.

Video yang diperoleh berdurasi 12 detik ini memperlihatkan bagian depan pesawat tampak lebih rendah, dan posisi pesawat berada di ujung run way.

Bertikut data pesawat Lion Air yang tergelincir:

Tipe pesawat : B737-800NG

Registrasi : PK-LPS

Flight. No. : LNI714

Rute : WIII-WIOO

Tanggal kejadian : 16 Feb 2019

Waktu : 08:10 UTC

Crew : Capt. Saptono

Penumpang : 182 PAX 7 Crew

Cuaca : visibility 1000 m

Wind 240/10

Kondisi MOD RA

Runway in use: 15

Dilaporkan bahwa pesawat Lion Air itu tergelincir di ujung runway

“Kejadian over run 1 meter dari end of rwy 15, seluruh penumpang dan crew selamat sudah dievakuasi,” tutur.

Seorang penumpang pria yang enggan disebutkan namanya mengaku kopernya dibongkar dan gemboknya hilang saat tergelincirnya pesawat Lion Air JT714 rute Jakarta-Pontianak (CGK-PNK).

Ia sangat kesal saat mendapati kopernya yang berisi alat-alat sparepart alat berat sudah tidak utuh.

“Ini koper milik saya, gemboknya hilang, laporkan saja ini, tadi awalnya di bagasi pesawat,” katanya.

Ia mengatakan beruntung isinya sparepart alat berat dan besar. Jika kecil-kecil pasti sudah hilang.

“Lion ini memang seperti ini, tidak bisa ini, tidak ada yang hilang, karena isinya besar-besar, kalau kecil sudah diambil dia semua ini,” ucapnya kesal diahadapan awak media.

Bapak berbaju kaos coklat itu mengaku selain dia ada juga penumpang lain yang kopernya dibongkar.