, , ,

Luhut Pandjaitan, Spesialis Rangkap Menteri Kabinet Jokowi

oleh -500 views

METRO RIAU : Presiden joko widodo menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Pelaksana tugas (Plt) atau ad interim Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) menggantikan Edhy probowo  yang tersangkut kasus dugaan korupsi ekspor benih lobster.

Penunjukan Luhut sebagai ad interim menteri KP tertuang dalam surat yang diteken Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Dengan penunjukan sebagai ad interim menteri KP, tercatat setidaknya Luhut pernah tiga kali merangkap tugas menteri selama berada di kabinet pemerintahan Jokowi sejak 2014.

Berdasarkan catatan CNNIndonesia.com, Luhut sempat menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 2016. Saat itu Luhut yang menjabat sebagai Menko Bidang Kemaritiman ditunjuk menggantikan posisi Arcandra Tahar.

Kala itu, Presiden Jokowi memberhentikan Arcandra secara hormat dari jabatan menteri ESDM karena tersangkut persoalan dwikewarganegaraan.

Kemudian, Jokowi juga pernah menugaskan Luhut sebagai Plt Menteri Perhubungan medio Maret 2020. Penunjukan Luhut sebagai Plt Menhub disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

“Presiden menugaskan mengangkat Menhub ad interim, yakni Menko Maritim dan Investasi sebagai ad interim,” kata Pratikno saat itu.

Penunjukan Luhut sebagai Plt Menhub saat itu dikarenakan Budi Karya Sumadi yang mengisi pos Menhub dinyatakan positif terpapar virus corona (Covid-19).

Selain merangkap tugas menteri, Luhut juga dipercaya Jokowi untuk menangani sejumlah hal lainnya. Salah satunya saat Jokowi menunjuk Luhut memimpin pengendalian penyebaran virus corona.

Pada 14 September, Jokowi menunjuk Luhut sebagai penanggung jawab upaya pengendalian kasus corona di sembilan provinsi prioritas. Saat itu Jokowi memerintahkan agar Luhut dapat menurunkan angka kasus positif Covid-19 dalam waktu dua pekan.

Sembilan provinsi yang menjadi tanggung jawab Luhut saat itu yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Bali, Sumatera Utara, dan Papua.

Teranyar, Luhut ditunjuk sebagai Plt Menteri KKP setelah Edhy Prabowo dicokok Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi ekspor benih lobster. Luhut ditunjuk sebagai ad interim Menteri KKP sejak Rabu (25/11).

Penunjukan Luhut sebagai Menteri KKP sementara itu sontak memantik perbincangan warganet di Twitter. Nama Luhut sempat ramai dan dicuitkan lebih dari 4.000.