Solskjaer Menilai Dua Gol Leicester ke Gawang Man United SeharusnyaTidak Terjadi.

oleh -621 views

METRO RIAU – Ole Gunnar Solskjaer, mengkritik pertahanan timnya saat melawan Leicester pada pekan ke-15 Liga Inggris 2020-2021. Menurut Solskjaer, gawang Man United seharusnya tidak dibobol oleh Leicester dalam pertandingan tersebut.

Pertandingan Man United melawan Leicester berlangsung di King Power Stadium, Sabtu 27 Desember 2020, malam WIB. Pertandingan berjalan sengit sejak babak pertama. Man United bahkan hampir unggul cepat jika sundulan Marcus Rashford tidak melambung ke atas gawang Leicester.

Namun, Rashford membayar kegagalannya pada menit ke-23. Gol Rashford tercipta berkat umpan terobosan Bruno Fernandes yang menggunakan ujung sepatunya.

Keunggulan Man United sayangnya cuma bertahan delapan menit. Pemain Leicester, Harvey Barnes, menyamakan kedudukan setelah sepakan dari luar kotak penaltinya gagal diselamatkan kiper Man United, David De Gea. Gol Leicester seharusnya tidak terjadi jika Eric Bailly lebih cepat menutup ruang tembak Barnes, tetapi itu tidak terjadi.

Jelang akhir pertandingan, kedudukan kembali berubah. Man United unggul kembali setelah Bruno Fernandes mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-79.

Namun, sama seperti sebelumnya, Leicester mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-85. Gol Leicester tercipta karena sepakan Jamie Vardy, yang memanfaatkan umpan tarik dari sisi kiri pertahanan Man United, menyentuh Axel Tuanzebe sehingga arah bola berubah dan masuk ke gawang Man United.

Gol kedua Leicester, yang dihitung sebagai bunuh diri Tuanzebe, bisa dihindari apabila umpan tarik ke Vardy dapat dihentikan lebih dulu. Jika kedua gol Leicester tidak tercipta dan peluang pertama Rashford berbuah gol, Solskjaer dan pasukannya bisa membawa pulang poin penuh.

“Itu adalah gol yang bagus dari Rashford dan saya senang dia mencetak gol. Dia (Rashford) tahu peluang pertama bagus (tetapi tidak berbuah gol). Kehilangan itu hanyalah salah satu dari bagian pertandingan,” kata Solskjaer, mengutip dari BT Sports, Minggu (27/12/2020).

“Kedua gol (Leicester) seharusnya bisa ditutup lebih cepat. Gol pertama seharusnya (ditutup), sedangkan kami semestinya kami bisa menghentikan umpan tarik yang berujung gol kedua. Kami selalu melihat gol masuk ke dalam gawang kami, apa yang seharusnya kami lakukan atau bisa lakukan lebih baik,” tuturnya.