Waspadai Jika Anda Selalu Bangun Terlalu Pagi

oleh -266 views

Metro Riau – Bangun pai orang dewasa adalah hal yang bermanfaat, dan biasanya berefek baik bagi kesehatan hingga produktivitas.

Namun, jika anak yang bangun terlalu pagi, tak jarang akan menimbulkan sedikit masalah. Bisa saja waktu tidur anak kurang, sehingga bisa berdampak buruk bagi kesehatan, seperti penurunan kekebalan tubuh.

Dalam studi psikiatri di Amerika Serikat terhadap 9.000 anak usia prasekolah, menurut laman Alodokter, kurang tidur dari 9 jam per malam membuat mereka lebih mungkin menunjukkan sikap impulsif, marah-marah dan tantum.

Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk memantau pola tidur anak.

Dokter anak Maria Tang mengungkapkan, kebiasaan tidur berkembang pada usia yang sangat dini.

“Jadi, penting bagi seorang anak untuk memiliki kebiasaan tidur yang baik untuk kesehatan dan kesejahteraan,”katanya.

Tang mengatakan, orangtua perlu secara konsisten dengan menjaga rutinitas tidur buah hatinya.

Setiap kelompok umur anak terdapat jumlah tidur yang dianjurkan. Berikut jumlah rekomendasi jumlah tidur menurut American Academy of Pediatrics;

-Bayi baru lahir (0 hingga 3 bulan): 14 hingga 17 jam

-Bayi (4 hingga 11 bulan): 12 hingga 15 bulan

-Balita (1 hingga 2 tahun) 11 hingga 14 jam

-Anak-anak prasekolah (3 hingga 5 tahun):10 hingga 13 jam

-Anak usia sekolah (6 hingga 13 tahun) : 9 hingga 11 jam

Orangtua tidak harus menunggu sampai anak mulai menunjukkan tanda-tanda mengantuk, seperti menguap atau menggosok matanya, untuk mengajak anak naik ke tempat tidur saat malam.

Menurut Tang, jika sudah sampai kondisi tersebut, anak mungkin sudah terlalu lelah.

Untuk memulai rutinitas tidur yang baik, mulailah dengan menidurkan anak ke tempat tidur 15 menit lebih awal selama satu dua hari, kemudian lanjutkan dengan naik 15 menit lagi setiap malam.

Lakukan ini sampai mereka tidur dalam jumlah waktu yang sesuai dan waktu bangun mereka dapat di atur sesuai dengan orangtua.

Jika kebiasaan tidur anak sudah terlanjur buruk,orangtua harus bersabar mengembalikannya.

“Mengubah waktu tidur dan bangun bisa memakan waktu sekitar tiga minggu dan harus konsisten.

Waktu tidur siang dapat dimasukkan dalam rekomendasi waktu tidur keseluruhan.

Namun, jika mendapati anak kesulitan tidur dan masih bangun lebih awal cobalah batasi tidur waktu siang hari tak lebih dari 45 menit.

Pastikan jika kamar tidur anak memang untuk tidur, bukan bermain.

Buat rutinitas malam hari dengan hal-hal seperti mendongeng, lagu pengantar tidur atau meredupkan lampu. Anak akan mulai mengasosiasikan bahwa hal-hal ini berarti berarti sudah waktunya tidur.

Pastikan juga untuk menghentikan screen time setidaknya satu jam sebelum tidur.

Pada akhir pekan, Tang merekomendasikan agar seorang anak tidur paling lambat jam dari waktu bangun normal mereka.

togel online, bandar togel online, agen togel terpercaya